Entahlah dia setan atau malaikat,
menawarkan jabat erat dan mengajak berserikat.
Karena semakin lama semakin saru ini cita-cita itu atau hanya buang waktu, buang waktu.
Pertanyaan-pertanyaan yang belum terjawab,
mendesakku mendesakmu, siapaku ragukanmu.
Pernyataan-pernyataan
yang belum
terpapar,
ku anggap sebagai hutang yang pastinya nanti akan aku bayarkan.
Menjadi murni dan bebas, sampai Tuhan tak berkenan
Putih hitam berlingkar, emasnya delapan tahun sejarah,
empat karib dan anak perempuannya.
Asuhan setan atau malaikat, kekasih setan atau malaikat.
Asuhan setan atau malaikat, kekasih setan atau malaikat
Pesawat kayu berpasak karat, tungku apinya berasp pekat,
mengepak pelan terbang ke bulan, mendarat di sisi gelapnya.
Dia setan atau malaikat.
Engkau setan atau malaikat.
Aku setan atau malaikat.
Bulan setan atau malaikat.
No comments:
Post a Comment